← Backbitcoin

Pakistan Mengundang untuk Berinvestasi dalam Aset Kripto: "Mari, Bangun di Sini!" – UU Baru Buka Jalan bagi Aset Virtual

Team Coinnachrichten··📖 4 min read·PakistanKryptoBlockchainaset virtualinovasi blockchainundang-undang mata uang kriptoperusahaan internasionalBilal Bin Saqib
Pakistan Mengundang untuk Berinvestasi dalam Aset Kripto: "Mari, Bangun di Sini!" – UU Baru Buka Jalan bagi Aset Virtual📈 Bitcoin (BTC) Lihat harga
Akhirnya, Pakistan bergerak! Setelah bertahun-tahun ragu dan secara de facto melarang mata uang digital, negara ini kini memberlakukan undang-undang baru yang mengatur aset virtual—dan bukan sekadar setengah hati. Pemerintah secara aktif mengajak perusahaan internasional untuk datang dan membangun di sana. Bilal Bin Saqib, penasihat khusus Perdana Menteri untuk Blockchain dan Kripto, mengungkapkan dengan tegas: "Come Build Here"—"Mari, bangun di sini!"
Ini adalah pernyataan besar. Pakistan, yang selama ini dianggap salah satu negara paling ketat dalam hal kripto, kini membuka pintunya bagi inovasi di sektor Blockchain dan kripto. Tapi, apa sebenarnya yang melatarbelakangi perubahan sikap mendadak ini? Dan peluang apa—sekaligus risiko—yang dibawa oleh undang-undang baru ini? Mari kita telaah lebih dalam.
---
Dari Blokade ke Blockchain: Transformasi Radikal Pakistan
Sejak 2018, Pakistan menutup diri dari kripto. Bank sentral berulang kali memperingatkan tentang risiko mata uang digital dan bahkan melarang bank melakukan transaksi dengan bursa kripto. Namun, tekanan semakin besar: ekonomi digital global terus tumbuh, dan Pakistan sangat membutuhkan investasi baru. Di sisi lain, semakin banyak warga negara yang menyadari bahwa teknologi Blockchain lebih dari sekadar objek spekulasi.
Titik balik datang dari luar negeri. Pakistan tengah berada di bawah tekanan ekonomi yang luar biasa—tingginya inflasi, mata uang lemah, serta kebutuhan mencari sumber pendapatan devisa baru. Dalam konteks ini, pemerintah akhirnya "naik ke kereta kripto". Pasar kripto global memang penuh gejolak, tetapi menawarkan peluang besar: lapangan kerja baru, transfer teknologi, dan—yang terpenting—aliran dana segar dari luar.
---
Undang-Undang Aset Virtual: Apa yang Sebenarnya Berubah?
Rancangan undang-undang yang masih dikembangkan ini bertujuan menciptakan kerangka hukum yang jelas bagi kripto dan aset digital lainnya. Beberapa poin penting:
1. Lisensi bagi Perusahaan Kripto: Siapa pun yang ingin berbisnis dengan aset virtual di Pakistan—baik sebagai bursa, penyedia dompet digital (wallet), atau perusahaan konsultan—harus memiliki lisensi resmi. Ini bertujuan mencegah penipuan sekaligus melindungi perusahaan yang bonafide.
2. Insentif Pajak: Untuk menarik investor, pemerintah berencana memberikan keringanan pajak. Misalnya, pengurangan pajak badan usaha atau bahkan pembebasan pajak sementara selama beberapa tahun.
3. Pembangunan Infrastruktur: Dalam beberapa tahun ke depan, pemerintah akan berinvestasi besar-besaran dalam jaringan internet broadband dan pusat data untuk mendukung operasional bisnis kripto.
4. Pengembangan SDM: Agar memiliki tenaga ahli yang cukup, pemerintah akan bekerja sama dengan universitas dan lembaga Blockchain internasional. Tujuannya adalah membangun keahlian lokal yang tak hanya melayani Pakistan, tapi juga proyek global.
---
Mengapa Pakistan? Keunggulan Lokasi In

Bybit Trade crypto on Bybit – low fees

Global, secure and regulated platform.

Open Bybit account →


i
Undangan kepada perusahaan asing terdengar menarik—tapi apa yang membuat Pakistan lebih unggul dibanding hub kripto mapan seperti Singapura, Dubai, atau Swiss?
1. Biaya Operasional Lebih Rendah: Pakar IT dan Blockchain di Pakistan jauh lebih murah daripada di Eropa atau Amerika Serikat. Menurut laporan industri, gaji pengembang hanya sebagian kecil dari apa yang harus dibayarkan di Barat.
2. Akses ke Pasar Baru: Dengan populasi muda dan melek teknologi lebih dari 240 juta jiwa, Pakistan juga menjadi pintu gerbang ke Asia Tengah dan Timur Tengah. Perusahaan bisa membangun platform strategis untuk ekspansi regional.
3. Regulasi Fleksibel: Berbeda dengan negara-negara seperti China atau Amerika Serikat yang menerapkan peraturan ketat, Pakistan memberi kesempatan untuk menetapkan standar sendiri—peluang bagi model bisnis inovatif yang tidak bisa dilakukan di tempat lain.
4. Dukungan Politik: Pemerintah tidak hanya menunjukkan sikap terbuka secara teori, tetapi juga memberikan dukungan konkret. Perdana Menteri Shehbaz Sharif dalam berbagai pernyataan publik menekankan bahwa sektor kripto adalah "industri kunci" bagi masa depan ekonomi Pakistan.
---
Sisi Gelap: Kenapa Tidak Semuanya Berwarna Cerah
Meski terdengar menjanjikan, ada beberapa pertanyaan besar yang masih tersisa. Para kritikus mengingatkan risiko yang tetap ada meski undang-undang baru diterapkan.
1. Sistem Peradilan: Lambat dan Tak Menentu: Proses hukum di Pakistan bisa memakan waktu bertahun-tahun, dan independensi pengadilan tidak selalu terjamin. Bagi perusahaan internasional yang mengandalkan kepastian hukum, ini bisa menjadi masalah serius.
2. Bank Masih Ragu: Meskipun pemerintah telah memberikan lampu hijau, banyak bank tetap skeptis. Mereka khawatir akan stabilitas keuangan dan mungkin tetap menghindari perusahaan kripto meski telah memiliki lisensi.
3. Risiko Ekonomi: Pakistan tengah mengalami kekurangan devisa kronis. Jika terjadi aliran keluar modal besar-besaran akibat transaksi kripto, hal ini bisa semakin melemahkan mata uang lokal yang sudah rapuh.
4. Ketidakpastian Regulasi: Meskipun undang-undang baru adalah kemajuan, banyak detail yang masih belum jelas. Bagaimana proses lisensi akan berjalan? Pajak apa yang berlaku? Seperti apa perlindungan konsumen? Semua pertanyaan ini belum terjawab. Hingga segala sesuatunya jelas, banyak perusahaan akan menunggu terlebih dahulu.
---
Peluang bagi Startup Pakistan
Namun, tidak hanya perusahaan internasional yang bisa diuntungkan dari kebijakan kripto baru ini. Startup lokal juga melihat kesempatan untuk akhirnya bersaing di kancah global. Sebelumnya, sangat sulit bagi pengusaha Pakistan untuk mendapatkan pendanaan bagi proyek Blockchain. Kini, hal itu bisa berubah.
Pemerintah tidak hanya ingin menarik investor asing, tetapi juga memberdayakan talenta lokal. Jika berhasil, dalam beberapa tahun Pakistan tidak hanya bisa menjadi pusat kripto penting

📰 Baca juga

→ Kegagalan Deal Bitcoin Treasury Adam Back: Tapi Utang Tetap Ada→ Zcash (ZEC) Naik 48% ke Level di Atas 800 Dollar – Harapan ETF Dorong Kenaikan Kripto→ Bitcoin Melonjak 25% – Mengapa Kementerian Keuangan AS 'Bermain Curang' dan Mengguncang Pasar


📢 Bagikan artikel ini

X Facebook WhatsApp Telegram Reddit

💬 Komentar (0)

Belum ada komentar.

📰 Ähnliche Artikel

bitcoin

Kegagalan Deal Bitcoin Treasury Adam Back: Tapi Utang Tetap Ada

bitcoin

Zcash (ZEC) Naik 48% ke Level di Atas 800 Dollar – Harapan ETF Dorong Kenaikan Kripto

bitcoin

Bitcoin Melonjak 25% – Mengapa Kementerian Keuangan AS 'Bermain Curang' dan Mengguncang Pasar

📱 QR-Code