Jadi, apa yang sebenarnya tercantum dalam dokumen tersebut? Berdasarkan pengajuan yang dilakukan pada 30 Juni, Grayscale berencana meluncurkan Grayscale Zcash Trust yang akan dikonstruksi sebagai ETF. Biaya yang akan dikenakan mencapai 2,5%—angka yang jauh lebih tinggi dibandingkan sebagian besar Bitcoin atau Ethereum ETF, yang umumnya berada di kisaran 0,1% hingga 0,9%. Bagi investor jangka panjang, biaya tinggi ini bisa dengan cepat menjadi pembunuh potensi imbalan (return).
Namun, itu belum semuanya. DCG International berpotensi mendapatkan hingga 34% porsi dalam dana yang diperluas melalui penyertaan tidak mengikat sebanyak 200.000 token Zcash (ZEC). Penentuan jumlah ini didasarkan pada tanggal 30 Juni, yang membuat DCG naik sebagai salah satu pemegang saham terbesar. Banyaknya pengaruh inikah? Para kritikus khawatir akan adanya konflik kepentingan, terlebih jika DCG juga berperan sebagai penyedia layanan bagi Grayscale.
DCG sendiri bukanlah entitas asing—perusahaan ini sudah lama menjadi sorotan karena struktur keuangannya yang kompleks. Kebangkrutan Genesis Global Capital pada tahun lal
u semakin menekan posisi DCG. Lalu, ada rencana partisipasi DCG dalam ETF Zcash ini? Hal ini kembali memunculkan pertanyaan mengenai stabilitas dan transparansi DCG.
Meskipun Grayscale menekankan bahwa pengajuan ini masih belum final dan berbagai skenario masih mungkin terjadi, kasus ini menunjukkan betapa masih tidak transparannya pasar ETF kripto. SEC sejauh ini hanya menyetujui Bitcoin Spot ETF, sementara cryptocurrency lain seperti Zcash atau Ethereum masih menunggu. Jika Grayscale mendapatkan lampu hijau, hal ini bisa menjadi sinyal bagi pengajuan lebih lanjut—namun dengan tantangan yang telah disebutkan.
Bagi investor, hal ini berarti biaya yang lebih tinggi dibandingkan ETF konvensional. Di sisi lain, ETF ini menawarkan cara mudah untuk berinvestasi di Zcash tanpa harus berurusan dengan dompet digital (wallet) atau bursa. Namun, partisipasi DCG dapat menyebabkan konsentrasi pasar yang lebih besar di masa depan—dan hal ini berpotensi menimbulkan hambatan regulasi.
Kesimpulan: Meskipun Grayscale Zcash ETF bisa menjadi produk keuangan baru yang menarik, biaya yang tinggi dan dominasi potensial DCG membuatnya menjadi pilihan yang tidak mudah. Bagi yang berencana berinvestasi, penting untuk terus memantau perkembangan—terutama mengenai struktur biaya akhir dan peran DCG. Jika ETF ini disetujui, ia tidak hanya bisa membuka jalan bagi ETF kripto lain, tetapi juga membawa serta segala risiko yang menyertainya.
📰 Baca juga
→ Sui Menuju Ketinggian: Apakah Kripto Ini Bisa Terus Naik setelah Lonjakan Aktivitas 250%?→ AVAX Mengalami Kenaikan selama Empat Hari Berturut-turut – Tiga Faktor yang Bisa Menuntunnya Melampaui Angka $9→ Klaim Industri Kripto Lawan Illinois – Mengapa "Digital Asset Tax Act" Menuai Kritik