← Backregulation

Rencana Regulasi Baru untuk Penyimpanan Kripto: Harapan bagi Investor Institusional?

Team Coinnachrichten··📖 2 min read·Penyimpanan aset kriptoBapepam-LKinvestor institusionalaset digitalkustodian terdaftarperaturan banklayanan aset kriptokategori lisensi
Rencana Regulasi Baru untuk Penyimpanan Kripto: Harapan bagi Investor Institusional?
Otoritas bursa AS, SEC (Securities and Exchange Commission), kemungkinan akan segera meninjau ulang peraturan penyimpanan aset kripto. Langkah ini berpotensi menjadi perubahan besar bagi investor institusional. Dengan meningkatnya permintaan aset digital dari pemain besar seperti dana pensiun atau hedge fund, kebijakan baru ini bisa menjadi langkah penting. Saat ini, banyak pihak yang enggan berinvestasi karena peraturan penyimpanan ketat dari SEC dianggap terlalu rumit dan tidak praktis.
Latar belakangnya adalah praktik saat ini: untuk menyimpan aset kripto, diperlukan "qualified custodians" atau lembaga yang tunduk pada peraturan perbankan ketat. Sayangnya, banyak penyedia layanan ini tidak menawarkan layanan kripto yang memadai atau sama sekali. Bagi investor institusional, hal ini berarti terlalu banyak birokrasi dan kurangnya fleksibilitas. Kini, SEC tengah mempertimbangkan untuk menyesuaikan peraturan tersebut—baik dengan menciptakan kategori lisensi baru atau memperbarui aturan yang ada.
Para ahli, termasuk Dr. Anna-Lena Krüger dari Universitas Frankfurt, melihat potensi besar dalam perubahan ini. "Penyimpanan aset kripto adalah faktor kunci dalam adopsi oleh pemain besar," kata Krüger. "Jika SEC menetapkan aturan yang jelas dan realistis, hal ini dapat benar-benar menghidupkan pasar." Salah satu contohnya adalah Grayscale Bitc

Bybit Trade crypto on Bybit – low fees

Global, secure and regulated platform.

Open Bybit account →


oin Trust (GBTC), satu-satunya dana kripto yang diperdagangkan di bursa untuk institusi saat ini—namun dikenal dengan biaya tinggi dan transparansi penyimpanan yang buruk. Jika SEC berubah sikap, produk baru yang lebih murah dan transparan kemungkinan akan bermunculan.
Namun, tidak semua pihak mendukung perubahan ini. Ada kekhawatiran akan regulasi yang terlalu longgar. "Keseimbangan antara inovasi dan perlindungan investor sangat penting," tegas Krüger. "SEC harus berhati-hati agar tidak menciptakan risiko baru, misalnya melalui penyedia layanan penyimpanan yang tidak diawasi dengan baik."
Menariknya, jika dibandingkan dengan negara lain, AS masih tertinggal. Sementara itu, negara seperti Swiss atau Jerman sudah memiliki peraturan kripto yang jelas. "Jika AS mengikuti jejak mereka, posisi negara ini sebagai pusat keuangan global akan semakin kuat," ujar Krüger. "Jika tidak, modal institusional hanya akan mengalir ke yurisdiksi lain."
Meskipun SEC belum mengambil keputusan, diskusi yang ada menunjukkan adanya pergerakan. Jika benar terjadi pelonggaran, hal ini tidak hanya dapat mengubah pasar kripto, tetapi juga seluruh ekonomi keuangan digital. Bagi investor dan perusahaan, situasi ini tetap menarik—dan satu hal pasti: keputusan SEC akan memiliki dampak yang luas. Mungkin inilah awal dari era baru bagi investasi kripto institusional.

📰 Baca juga

→ Bank of England Didorong Inovasi – tetapi Stabilitas Tetap Prioritas→ Aturan Baru SEC untuk Penyimpanan Kripto: Gedung Putih Mengevaluasi Proposal Kontroversial→ Bitfinex Securities Kumpulkan 50 Juta Dollar untuk Perdagangan Nikel yang Telah Ditokenisasi


📢 Bagikan artikel ini

X Facebook WhatsApp Telegram Reddit

💬 Komentar (0)

Belum ada komentar.

📚 Weiterlesen

📖 Crypto regulation🔍 kyc🔍 stablecoin

📰 Ähnliche Artikel

regulation

Bank of England Didorong Inovasi – tetapi Stabilitas Tetap Prioritas

regulation

Aturan Baru SEC untuk Penyimpanan Kripto: Gedung Putih Mengevaluasi Proposal Kontroversial

regulation

Bitfinex Securities Kumpulkan 50 Juta Dollar untuk Perdagangan Nikel yang Telah Ditokenisasi

📱 QR-Code