---
Phantom Menarik Diri – Sebuah Momen Simbolis
Phantom, salah satu wallet non-custodial populer untuk Solana, Ethereum, dan jaringan EVM lainnya, baru-baru ini mengumumkan bahwa mereka tidak akan lagi memproses transaksi di Sui. Alasannya sederhana: "Kami telah memutuskan untuk menghentikan dukungan untuk Sui." Sekilas terlihat sepele, tetapi di baliknya terdapat isu yang lebih dalam. Kemungkinan kombinasi dari rendahnya adopsi pengguna, kurangnya likuiditas, serta minimnya aktivitas pengembang mungkin menjadi faktor utama.
Masalah ini bukanlah hal sepele. Ketika wallet mapan seperti Phantom tidak lagi menganggap jaringan ini relevan, itu menjadi sinyal peringatan. Sui dulu dipuji sebagai "pembunuh Ethereum" dengan bahasa pemrograman inovatif Move — namun realitasnya berbicara lain.
---
Krisis TVL: Tren Penurunan Tanpa Henti?
Menurut data dari DefiLlama, Total Value Locked (TVL) di Sui sempat mencapai lebih dari satu miliar dolar AS pada Mei 2023. Kini angkanya tinggal kurang dari 180 juta dolar AS — sebuah penurunan lebih dari 82 persen. Sebagai perbandingan, Solana yang juga memulai dengan harapan besar hanya mengalami penurunan sekitar 40 persen dalam periode yang sama.
Berbagai faktor menjadi penyebab terjadinya penurunan drastis ini:
1. Tidak adanya DApps yang benar-benar bermanfaat — Meskipun sempat ada proyek hype seperti Cetus, KriyaDEX, atau DeepBook, tak satupun yang mampu bertahan sebagai aplikasi DeFi atau NFT berkelanjutan.
2. Aktivitas pengembang yang minim — Data dari Santiment menunjukkan bahwa jumlah code commits harian sejak peluncuran Sui mengalami penurunan yang signifikan.
3. Persaingan dengan blockchain Layer-1 lainnya — Jaringan seperti Aptos, Sei, bahkan Ethereum Layer 2 (Arbitrum, Optimism) lebih menarik bagi pengembang dan pengguna.
4. Roadmap yang tidak jelas — Sui gagal menyajikan visi yang jelas di luar sekadar pemasaran. Sementara bloc
kchain lain seperti Polygon atau Cosmos terus mengumumkan kemitraan baru, Sui kerap terlihat kehilangan arah.
---
Apakah Pemegang SUI Masih Aman?
Meski Phantom mundur, jaringan Sui tetap berfungsi secara teknis — pengguna masih dapat menyimpan token mereka dan mengelolanya melalui wallet lain seperti Sui Wallet, Martian, atau Fewcha. Namun, likuiditas menjadi masalah besar: tanpa cukup protokol DeFi dan pasangan perdagangan, investor akan semakin kesulitan untuk menutup posisi mereka.
Beberapa pengamat pasar bahkan berspekulasi apakah Sui bisa mengalami kebangkrutan jika TVL terus menurun dan tidak ada investor baru yang tertarik. Sui Foundation, yang menjadi penggerak proyek ini, memang masih memiliki dana dari penjualan awal token, tetapi tanpa kebangkitan komunitas dan aktivitas pengembang, jaringan ini bisa terjebak dalam spiral penurunan yang tak berujung.
---
Bisakah Sui Diselamatkan?
Secara teoretis, jawabannya adalah ya — tetapi itu membutuhkan langkah-langkah mendesak:
- Lebih banyak DApps yang benar-benar memiliki nilai guna (bukan hanya proyek copy-paste)
- Roadmap yang jelas dengan tonggak pencapaian konkret
- Pemasaran yang lebih dari sekadar hype (kampanye saat ini sering terasa setengah hati)
- Kemitraan dengan pemain mapan (misalnya institusi atau protokol DeFi besar)
Namun waktu terus berjalan. Sementara jaringan seperti Aptos (yang juga menggunakan Move) mulai menunjukkan perkembangan positif, Sui terlihat semakin seperti proyek yang kehilangan momentum.
---
Kesimpulan: Antara Harapan dan Kenyataan
Sui pernah dianggap sebagai harapan baru bagi generasi blockchain yang cepat dan dapat diskalakan. Namun setelah mundurnya Phantom dan jatuhnya TVL, pertanyaannya kini berubah: Apakah Sui masih bisa diselamatkan, atau akankah menjadi "jaringan mati" berikutnya?
Bagi investor, situasinya masih ambigu. Bagi mereka yang telah berinvestasi di SUI, penting untuk terus memantau perkembangan — tanpa pembalikan tren dalam likuiditas dan penggunaan, harga token bisa terus turun dalam jangka panjang. Bagi yang baru ingin mencoba, masuk di tahap ini terasa sangat berisiko selama tidak ada kemajuan yang nyata.
Yang pasti, era "hype Sui" telah berlalu. Apakah jaringan ini akan mendapat kesempatan kedua tergantung pada bulan-bulan mendatang. Sementara itu, Sui tetap menjadi contoh betapa cepatnya proyek blockchain bisa terlupakan — meski didukung modal dan PR yang besar.
📰 Baca juga
→ BounceBit Hentikan Blockchain Setelah Eksploitasi Token – 286 Juta Koin Menjadi Tak Bernilai→ Kelompok Kripto Gugat Pajak Digital Kontroversial di Illinois→ PUDGY PENGUINS: Apakah PENGU Dapat Melanjutkan Rally 13% di $0,0138?