← Backtechnology

Microsoft Tutup Kerentanan Keamanan Kritis dalam Entra ID – Eksploit dengan Rating Tertinggi Ditemukan

Team Coinnachrichten··📖 3 min read·Keamanan MicrosoftKerentanan Entra IDAuthentication BypassCVSS 10Serangan Zero-ClickKerentanan SemperisRisiko Tanggung Jawab TI
Microsoft Tutup Kerentanan Keamanan Kritis dalam Entra ID – Eksploit dengan Rating Tertinggi Ditemukan📈 Decentraland (MANA) Lihat harga
Bagi para profesional TI, ini pasti terasa sangat mengkhawatirkan, ya? Microsoft baru saja menutup kerentanan keamanan yang sangat berbahaya dalam Entra ID (dulu bernama Azure Active Directory) — dan kerentanan tersebut memiliki rating tertinggi ("10") pada skala CVSS. Bagi yang belum tahu, rating ini menunjukkan seberapa parah dampak dan seberapa mudah kerentanan tersebut dieksploitasi.
Kerentanan ini ditemukan oleh para ahli keamanan dari Semperis dan merupakan jenis Authentication Bypass — artinya, penyerang bisa menyamar sebagai pengguna sah dan mendapatkan akses ke data serta sistem sensitif tanpa hambatan berarti. Singkatnya, ini adalah serangan Zero-Click di mana tidak diperlukan interaksi pengguna untuk memanfaatkan kerentanan tersebut.
Bagaimana Kerentanan Ini Bekerja – dan Mengapa Sangat Berbahaya
Bayangkan kalian biasanya memasuki jaringan perusahaan dengan "tiket digital" (token) yang sah. Tiket ini dikeluarkan oleh sistem otentikasi Microsoft dan harus valid. Namun, kerentanan ini memungkinkan penyerang untuk memalsukan tiket tersebut — dan sistem menerima tiket palsu itu tanpa menyadari kecurangan.
Akibatnya, tiket palsu tersebut bisa menyebabkan kerusakan besar:
- Gerakan lateral dalam jaringan: Setelah akun diambil alih, penyerang bisa bergerak lebih dalam, seperti pencuri yang bergerak dari satu ruangan ke ruangan lain dalam rumah.
- Pencurian data: Semua data sensitif — mulai dari informasi pengguna, email, hingga dokumen rahasia — berisiko dicuri.
- Ransomware: Dengan mengontrol Entra ID, penjahat siber bisa memanipulasi cadangan atau menyebarkan malware pengenkripsi file.
Microsoft telah menutup kerentanan ini sebelum dieksploitasi secara luas, dan sejauh ini tidak ada tanda-tanda serangan aktif di alam liar. Meskipun ini kabar baik, insiden ini menjadi pengingat betapa cepatnya ancaman keamanan dapat muncul.
Apa yang Direkomendasikan Microsoft – dan Apa yang Harus Dilakukan Perusahaan
Microsoft telah merilis pembaruan keamanan melalui Patch Tuesday bulanannya. Perusahaan-perusahaan yang menggunakan Entra ID untuk Multi-Factor Authentication (MFA),

Bybit Trade crypto on Bybit – low fees

Global, secure and regulated platform.

Open Bybit account →


Single Sign-On (SSO), atau manajemen identitas sangat disarankan untuk segera mengupdate sistem mereka.
Namun, tidak cukup hanya dengan patch. Para ahli merekomendasikan langkah-langkah berikut:
1. Periksa log aktivitas: Cari aktivitas login yang tidak biasa atau penggunaan token mencurigakan.
2. Terapkan Conditional Access Policies: Batasi akses ke sistem dengan kebijakan tambahan, seperti sistem keamanan tambahan.
3. Lakukan audit rutin: Periksa sistem secara berkala dengan bantuan ahli independen untuk mendeteksi kerentanan serupa sejak dini.
4. Gunakan Microsoft Defender for Identity: Alat ini dapat mendeteksi dan melaporkan perilaku mencurigakan — semacam sistem peringatan dini untuk pencurian identitas.
Mengapa Rating CVSS 10.0 Sangat Mengerikan?
Rating CVSS 10.0 adalah yang tertinggi, artinya kerentanan ini sangat mudah dieksploitasi, memerlukan sedikit atau bahkan tanpa pengetahuan khusus, dan berdampak sangat luas. Sebagai perbandingan, kerentanan Log4j (CVE-2021-44228) juga memiliki rating 10.0 dan sempat menimbulkan kegemparan global. Dua kerentanan ini memiliki kesamaan: keduanya menargetkan identitas — yang merupakan inti dari setiap infrastruktur TI.
Pelajaran yang Bisa Dipetik
Insiden ini menjadi panggilan bangun bagi keamanan cloud. Pencurian identitas adalah salah satu ancaman terbesar bagi perusahaan, dan kerentanan Entra ID adalah contoh nyata betapa cepatnya hal ini bisa terjadi. Meskipun Microsoft telah bereaksi cepat, pertanyaannya tetap: berapa banyak kerentanan serupa yang masih tersembunyi di dalam layanan cloud?
Perusahaan tidak boleh hanya mengandalkan pembaruan keamanan, tetapi juga harus:
- Merancang keamanan sejak awal — bukan ketika insiden sudah terjadi.
- Secara rutin menguji sistem untuk memastikan keamanannya.
- Melakukan pelatihan karyawan, karena sering kali manusia, bukan sistem, menjadi titik lemah dalam keamanan.
Kerentanan Entra ID sekarang telah ditutup, tetapi insiden ini harus menjadi pengingat: di era di mana lebih banyak proses bisnis berpindah ke cloud, keamanan bukan lagi pilihan — melainkan keharusan. Tetap waspada, ya!

📰 Baca juga

→ Kecerdasan Buatan Menguasai Web: Hampir Sepertiga Halaman Baru Berasal dari Mesin→ TikTok Didenda 400 Juta Dolar – Tuduhan: Pelanggaran Privasi terhadap Anak-Anak Muda→ Perawat Diduga Curang Rp2,7 Miliar dari Lansia Florida – Penyelidikan Dilakukan


📢 Bagikan artikel ini

X Facebook WhatsApp Telegram Reddit

💬 Komentar (0)

Belum ada komentar.

📚 Weiterlesen

📖 What is Ethereum?🔍 blockchain🔍 smart-contract

📰 Ähnliche Artikel

technology

TikTok Didenda 400 Juta Dolar – Tuduhan: Pelanggaran Privasi terhadap Anak-Anak Muda

technology

Perawat Diduga Curang Rp2,7 Miliar dari Lansia Florida – Penyelidikan Dilakukan

technology

UBS Tingkatkan Proyeksi S&P 500: Mengapa Bank Ini Optimistis dengan Target 8.100 Poin

📱 QR-Code