Dari Bintang Menjadi Kandidat Akuisisi
Copper Technologies didirikan pada 2018 dan selama ini dianggap sebagai salah satu pemain terdepan di bidang penyimpanan aset kripto. Perusahaan ini mengandalkan kombinasi cerdas antara solusi Cold Wallet dan Hot Wallet – yaitu kombinasi penyimpanan offline yang aman dengan solusi online yang ramah pengguna. Solusi ini sangat diminati oleh klien institusional, karena siapa pun yang menyimpan aset besar dalam Bitcoin atau Ethereum menginginkan jaminan keamanan maksimal.
Riwayat pendanaan mencerminkan kepercayaan yang pernah dimiliki: pada 2020, Copper berhasil mengumpulkan $10 juta dalam putaran seed, dan setahun kemudian menarik $50 juta dalam Series A. Pada saat itu, antusiasme terhadap kripto masih tak terbendung, dan valuasi $2,5 miliar terasa lumrah. Namun, musim dingin kripto datang – dipicu oleh runtuhnya Terra/LUNA, kebangkrutan FTX, dan krisis pasar yang memaksa banyak perusahaan limbung.
Copper pun tak luput dari dampaknya. Tiba-tiba, valuasi sebesar itu hanya menjadi bayang-bayang masa lalu. Pada Mei 2023, rencana penjualan diumumkan, dan bank investasi Cantor Fitzgerald menyebut target harga $500 juta. Angka itu terdengar besar? Memang. Tapi jika diingat bahwa dua tahun lalu nilainya sepuluh kali lipat, rasanya sangat menyakitkan.
Mengapa Tawaran Jatuh Begitu Rendah?
Copper sendiri yang memicu proses penjualan ini – dan itu bukan tanpa alasan. Valuasi kini tak lagi bisa dipertahankan. Beberapa lembaga keuangan besar dan perusahaan kripto mapan telah menunjukkan minat, namun tawaran mereka jauh di bawah ekspektasi. Sementara Copper resmi memasuki pasar dengan valuasi $500 juta, kabarnya tawaran pertama berkisar antara $200 hingga $300 juta – artinya, terjadi penurunan hingga 60 persen. Padahal, teknologi dan tim mereka masih dianggap kuat.
Ada beberapa alasan mengapa hal ini terjadi:
1. Pasar sudah berubah. Investor institusional kini lebih berhati-hati, dan permintaan terhadap solusi penyimpanan baru menurun. Banyak perusahaan kini lebih memilih konsolidasi dan likuiditas daripada akuisisi dengan harga tingg
i.
2. Persaingan semakin ketat. Pemain besar seperti Coinbase, Kraken, bahkan bank tradisional seperti BNY Mellon kini menawarkan layanan serupa. Copper harus bersaing dengan para pemain mapan ini – dan itu bukan hal mudah.
3. Keunggulan teknologi tidak lagi mencolok. Beberapa tahun lalu, Copper memang menjadi pelopor, namun banyak pesaing kini telah menyusul dengan menawarkan solusi yang setara, atau bahkan lebih baik.
4. Ketidakpastian regulasi menghantui. Terutama di pasar utama seperti AS dan UE, peraturan untuk kripto masih belum jelas. Siapa yang mau membayar mahal untuk perusahaan yang bisnisnya bergantung pada undang-undang yang belum pasti?
Apa Arti Ini bagi Copper dan Karyawannya?
Copper kini dihadapkan pada pilihan sulit. Di satu sisi, menerima tawaran rendah berarti perusahaan bisa stabil secara finansial. Di sisi lain, penjualan dengan valuasi rendah akan memperkecil reputasi masa lalunya dan merusak kepercayaan investor serta klien.
Alternatifnya adalah memperpanjang proses penjualan dan menunggu tawaran yang lebih baik. Namun, setiap bulan yang berlalu semakin menambah ketidakpastian. Industri kripto dikenal dengan perkembangannya yang cepat – apa yang dianggap inovatif hari ini, bisa jadi usang besok.
Lalu, bagaimana dengan karyawan? Copper selama ini mempekerjakan ratusan ahli di bidang blockchain, keuangan, dan keamanan siber. Penjualan bisa memicu restrukturisasi, pemutusan hubungan kerja, atau bahkan penutupan kantor cabang. Bagi banyak dari mereka, itu adalah prospek yang mengkhawatirkan.
Titik Balik bagi Industri
Kemungkinan penjualan Copper Technologies menandai titik balik bagi seluruh industri. Ini menunjukkan betapa drastisnya perubahan kondisi pasar dalam beberapa tahun terakhir – dari valuasi yang euforis menuju harga yang lebih realistis, meski seringkali mengecewakan.
Bagi investor dan pengamat industri, ini adalah pelajaran penting: gelembung kripto telah pecah, dan realitas telah mengejar banyak ekspektasi yang terlalu tinggi. Namun, situasi saat ini juga membuka peluang. Perusahaan seperti Copper, dengan teknologi yang kuat dan tim berpengalaman, bisa menjadi target akuisisi menarik di masa konsolidasi – asalkan valuasinya sesuai.
Satu hal yang pasti: proses penjualan Copper akan menjadi sorotan. Bukan hanya karena signifikansi ekonominya, tetapi juga sebagai indikator ke mana industri kripto akan berkembang dalam beberapa bulan atau tahun mendatang. Dan mungkin inilah kesempatan – bagi investor baru, karyawan, serta industri secara keseluruhan. Mari kita lihat bagaimana ceritanya berlanjut.
📰 Baca juga
→ Grayscale meluncurkan Zcash-ETF – Kebangkitan Spektakuler dari Privacy Coin→ Arcus Mengubah DeFi: Posisi Perpetual yang Diberi Token pada Robinhood Chain→ Kecurangan Laporan Keuangan: Perusahaan Kripto Rugi Jutaan, tetapi Token Sendiri Menyelamatkan Bonus