Saya akui, ketika pertama kali mendengar tentang ETF ini, biaya yang tinggi membuat saya ragu. 1,10% memang bukan angka yang murah, terutama jika dibandingkan dengan ETF Bitcoin dari BlackRock (IBIT) yang hanya memungut 0,25%. Namun, mari kita telaah lebih dalam—karena ada beberapa aspek menarik yang ditawarkan ETF ini.
Mengapa TRON? Mengapa Staking?
Canary sudah sukses meluncurkan tiga ETF berbasis staking, termasuk untuk Bitcoin dan Ethereum. Fokus pada TRON pun bukan tanpa alasan: TRX adalah salah satu blockchain besar di sektor DeFi dengan imbal hasil staking yang menarik. Bagi investor yang ingin staking secara langsung, biasanya harus menghadapi hambatan teknis. ETF ini bisa menjadi solusi praktis bagi banyak investor.
Bagi investor institusional yang selama ini enggan terjun langsung ke staking karena kompleksitasnya, ETF ini bisa menjadi game changer. Tak hanya itu, investor ritel pun berpotensi diuntungkan jika mereka tidak ingin repot melakukan staking sendiri.
Perbandingan Biaya: Apakah Layak?
Di sinilah letak perspektifnya. Meski 1,10% tergolong tinggi, biaya ini tak serta-merta tidak masuk akal. Saat ini, staking TRX menawarkan imbal hasil sekitar 4–5% per tahun. Setelah dipotong biaya ETF, investor masih bisa menyisak
an sekitar 3%. Angka ini tetap menarik, meski volatilitas pasar kripto tetap menjadi faktor risiko.
Meski begitu, muncul pertanyaan: Apakah Canary bisa bersaing dengan biaya ini? ETF staking lain seperti BTCS dari Bitwise hanya memungut 0,85%, sementara pemain besar seperti BlackRock atau Fidelity bahkan mengenakan biaya 0,25%. Kita perlu melihat apakah pasar bersedia membayar lebih untuk kenyamanan ETF TRX.
Hambatan Regulasi dan Aspek Pajak
Permohonan ETF ini masih dalam tahap awal. SEC telah menolak beberapa aplikasi serupa di masa lalu karena kekhawatiran terkait manipulasi pasar atau transparansi. Selain itu, ada isu pajak: sejak putusan tahun 2023, imbal hasil staking dianggap sebagai penghasilan kena pajak di AS—ini bisa mengurangi daya tarik bagi investor AS.
Meski demikian, permintaan akan ETF berbasis staking terus meningkat. Semakin banyak investor mencari cara untuk menghasilkan pendapatan pasif dari kripto tanpa harus bertransaksi aktif.
Kesimpulan: Eksperimen Menarik dengan Risiko
ETF TRX dari Canary adalah langkah lain untuk mendekatkan kripto ke pasar keuangan tradisional. Biaya yang tinggi mungkin membuat investor institusional enggan, tetapi mungkin itulah yang menjadi target Canary.
Bagi investor ritel, penting untuk tetap waspada dan mempertimbangkan risiko. Jika ETF ini disetujui, ia bisa menjadi tambahan menarik untuk portofolio kripto yang terdiversifikasi. Namun, sampai saat itu, kita harus menunggu—dan melihat keputusan SEC.
Bagaimana pendapat Anda? Apakah Anda bersedia membayar lebih untuk kenyamanan ETF TRX? Saya sangat tertarik dengan pendapat Anda!
📰 Baca juga
→ Bitcoin Menembus Batas 80.000 Dolar – Apakah Akan Terjadi Koreksi Berikutnya?→ Validasi Bitcoin dalam 27 Milidetik? Dibutuhkan 17 Tahun GPU→ Bitcoin Menyusul – Mengapa Booming S&P 500 Bisa Dorong BTC ke $90.000