← Backmarkets

AS (Amerika Serikat) Berisiko Turun: Cuomo Menuntut Aturan Kripto yang Jelas Secara Mendesak

Team Coinnachrichten··📖 3 min read·ASaturan cryptoBitLicenseaset digitaldaya inovasipasar cryptoCuomokapal tanpa nahkoda
AS (Amerika Serikat) Berisiko Turun: Cuomo Menuntut Aturan Kripto yang Jelas Secara Mendesak
Saya harus jujur – ketika membaca peringatan semacam yang diungkapkan Andrew Cuomo, rasa tidak enak langsung menyapa. Bukan hanya karena mantan Gubernur New York ini dikenal sebagai pelopor dengan pengalamannya yang turut melahirkan BitLicense. Tetapi juga karena dia menyuarakan sesuatu yang sudah lama dirasakan banyak orang, namun jarang ada yang berani mengungkapkannya: Amerika Serikat (AS) saat ini seperti tertidur dalam hal regulasi kripto – sementara negara-negara lain telah mengambil alih kendali.
Dalam wawancara dengan Crypto-Journal, Cuomo mengeluarkan kata-kata tegas: "Sesuatu harus dilakukan." Dan dia benar. Sementara Swiss, Singapura, atau Uni Eropa telah menciptakan aturan main yang jelas untuk aset digital, Washington malah terlihat seperti kapal tanpa nahkoda. Cuomo, yang dulu pernah mengenalkan BitLicense sebagai salah satu lisensi kripto resmi pertama di AS, melihat negaranya terjebak dalam dilema berbahaya: inovasi dan kendali atas pasar yang kini terlalu besar untuk diabaikan perlahan-lahan akan hilang.
AS dalam Peran Menurun?
Solusi yang dia ajukan adalah "Crypto-Legislation Advancing Regulatory Transparency and Innovation Act" (Undang-Undang CLARITY), sebuah rancangan undang-undang yang baru saja diajukan di Kongres. Ya, saya akui – namanya terdengar seperti birokrasi belaka. Namun di balik judul yang rumit itu tersimpan kebutuhan mendesak: regulasi yang harmonis untuk menciptakan kepastian hukum tanpa menghambat inovasi. Cuomo menegaskan: "Ini tentang membangun jembatan antara dunia keuangan tradisional dan sektor kripto – sebelum negara lain mengambil peran ini."
Masalahnya? AS terpecah seperti tidak pernah terjadi sebelumnya. Sementara beberapa negara bagian seperti Wyoming atau Texas menerapkan undang-undang yang ramah kripto, negara bagian lain – terutama New York di bawah kepemimpinan pengganti Cuomo, Kathy Hochul – justru memblokirnya dengan pendekatan yang terlalu ketat. Di tingkat nasional, inisiatif politik sering gagal akibat perlawanan kelompok konservatif yang masih menganggap kripto sebagai "alat b

Bybit Trade crypto on Bybit – low fees

Global, secure and regulated platform.

Open Bybit account →


agi para kriminal". Padahal realitasnya jauh berbeda: menurut Blockchain Association, pasar kripto AS kini memiliki kapitalisasi pasar senilai lebih dari 2,5 triliun dolar AS – dan terus tumbuh.
CLARITY Act: Harapan atau Sekadar Rancangan?
Undang-Undang CLARITY bertujuan untuk mengatur tiga hal utama:
1. Definisi yang seragam – akhirnya ada kejelasan mengenai apa itu cryptocurrency, security tokens, dan utility tokens.
2. Sandbox yang ramah inovasi – lingkungan uji coba bagi startup untuk melewati hambatan regulasi di bawah pengawasan.
3. Kolaborasi dengan SEC – alih-alih terus-menerus saling menggugat, badan pengawas pasar modal AS diharapkan bisa bekerja sama dengan industri.
Cuomo menekankan bahwa ini bukan izin bebas bagi proyek yang meragukan. "Regulasi bukan berarti larangan," katanya. "Ini tentang menciptakan kerangka kerja di mana perusahaan bonafide bisa berkembang – sementara para penipu tidak punya celah."
Siapa yang Memimpin Regulasi Kripto?
Sementara AS masih sibuk berdebat, negara-negara lain telah maju:
- Swiss menawarkan lisensi "VQF" untuk bank kripto.
- Singapura menarik investor dengan kerangka kerja "MAS".
- Uni Eropa memberlakukan peraturan MiCA secara seragam mulai 2024.
- Jepang telah mengakui Bitcoin sebagai alat pembayaran sah sejak 2017.
Cuomo mengingatkan: "AS dulunya adalah pusat inovasi keuangan." Namun jika tidak bertindak sekarang, negara lain akan mengambil peran ini – dan AS bukan hanya kehilangan peluang ekonomi, tetapi juga pengaruh politik.
Kesimpulan: Waktunya Mengetuk
Peringatan Cuomo sangat jelas: AS harus segera menetapkan aturan yang jelas melalui Undang-Undang CLARITY agar inovasi tetap berjalan – atau risiko kehilangan momentum dalam ekonomi kripto global. "Teknologi tidak tidur, pasar modal juga tidak," katanya. "Jika kita tidak bertindak sekarang, akan terlambat."
Apakah Kongres memiliki keberanian untuk melakukannya? Belum pasti. Namun yang jelas: siapa yang terlalu lama ragu tidak hanya akan menjadi penonton, tetapi juga harus membayar harga yang mahal. Dan harganya akan sangat tinggi.

📰 Baca juga

→ MANTRA Chain Lumpuh Akibat Serangan – Mulai Kembali Hanya Setelah Patch Keamanan→ Kripto dan Hype Mendorong Saham Robinhood ke Level Tertinggi – Prediksi Pasar Jadi Sorotan→ Illinois Digugat: Perusahaan Kripto Lawan Pajak Digital Kontroversial


📢 Bagikan artikel ini

X Facebook WhatsApp Telegram Reddit

💬 Komentar (0)

Belum ada komentar.

📰 Ähnliche Artikel

markets

MANTRA Chain Lumpuh Akibat Serangan – Mulai Kembali Hanya Setelah Patch Keamanan

markets

Kripto dan Hype Mendorong Saham Robinhood ke Level Tertinggi – Prediksi Pasar Jadi Sorotan

markets

Kraken Membekukan Akun: Transaksi Jutaan Dolar dengan Koneksi HTX dalam Sorotan

📱 QR-Code